Ini Cara Mengencangkan Wajah Tanpa Operasi

Blog Beauty
30.09.2019
 
 

Para perempuan, khususnya yang telah berusia paruh baya, selalu merisaukan tekstur wajah yang tak lagi kencang. Kulit yang kendur atau keriput di sekitar area dahi, mata, pipi, mulut dan dagu dapat membuat perempuan tak lagi terlihat menarik. Oleh karena itu, tidak sedikit perempuan yang kehilangan kepercayaan diri ketika usia semakin bertambah.

Salah satu treatment yang digemari untuk membuat wajah kembali kencang dan terasa muda adalah operasi face lifting. Namun operasi face lifting tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena melibatkan tindakan serius seperti bius dan bedah. Selepas operasi, biasanya akan timbul efek memar dan bengkak yang baru akan mereda sekitar dua minggu pascaoperasi.

ratna

Tentu masih ingat Ratna Sarumpaet dengan mata bengkaknya kan? Operasi face lifting memang dapat menimbulkan sejumlah efek samping dalam taraf sedang hingga serius. Sejumlah resiko operasi face lift di antaranya adalah rambut rontok, nekrosis atau kematian jaringan kulit, timbulnya hematoma (penggumpalan darah) di bawah jaringan kulit, hingga cedera saraf yang dapat mengakibatkan kelumpuhan sementara.

Calon pasien operasi face lifting harus mendapatkan penanganan dari tenaga profesional. Jangan sampai justru terjadi malpraktik, seperti yang dialami oleh seorang perempuan pasien operasi face lift di Michigan, Amerika Serikat pada November 2013. Ia mengalami memar, pembengkakan, penipisan kulit dan kematian kulit di area sekitar mulutnya. Ditemukan bahwa kulit sekitar bibir perempuan tersebut ditipiskan secara berlebihan dan dijahit terlalu erat sehingga mencederai aliran darah. Kasus malpraktik ini dibawa ke pengadilan, barulah pada December 2017 perempuan itu mendapatkan ganti rugi sebesar $400,000 atas gugatannya.

Walaupun demikian, operasi face lifting masih digemari oleh banyak perempuan. Tak sedikit mereka yang rela merogoh biaya besar untuk mengembalikan kekencangan wajah. Biaya operasi face lifting di rumah sakit di Indonesia dapat mencapai lebih dari Rp50 juta. Bahkan, para perempuan yang menginginkan hasil lebih maksimal tak segan terbang ke Korea Selatan. Di sana, rangkaian operasi face lifting dipatok mulai Rp67 juta hingga Rp105 juta, atau lebih.

Face Lifting Aman Tanpa Operasi

lifting

Salah satu perawatan face lifting yang aman ditawarkan oleh ZAP Clinic, klinik kecantikan yang telah berdiri selama sepuluh tahun dan akan merayakan 10 Years Anniversary pada Maret ini. ZAP Lifting menggunakan teknologi HIFU (High Intensity Focused Ultrasound) sehingga tidak ada tahapan pembedahan yang harus dihadapi oleh pasien. Perawatan ZAP Lifting akan menstimulasi produksi kolagen di lapisan kulit dalam atau dermis sehingga kulit wajah dapat terasa lebih kencang.

Tidak hanya perempuan paruh baya, perempuan muda yang memiliki masalah pipi chubby, double chin, atau lipatan smile lines juga dapat menjalani treatment ZAP Lifting. Area yang dapat disasar oleh perawatan ZAP Lifting adalah dahi, dagu dan pipi. Seiring dengan mengencangnya kulit area pipi dan dagu, wajah dapat terlihat lebih tirus layaknya artis-artis Korea.

 

 
 

 

Testimonial

Locations

Video