Penyebab Jamur Pada Vagina

Blog Ask A Doctor
15.06.2021
 
 
Infeksi Jamur mengapa bisa muncul di vagina? Jamur itu menciptakan suatu peradangan yang berada pada vagina, namanya vaginitis/peradangan pada vagina. Infeksi ini biasanya berkembang kalau ada suasana mendukung atau ada kelembapan tinggi di areanya, gejala ang akan dialami adalah keputihan yang tidak normal. Biasanya keputihan kental yang banyak, disertai bau dan juga gatal di area bibir vagina yang ahkan bisa menciptakan rasa seperti terbakar/burning itu harus di konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan (obgyn). Efek sampingnya, biasanya nanti akan menjadi nyeri saat berkemih dan juga saat berhubungan seksual dengan pasangan.

Setidaknya 72% wanita usia reproduksi akan mengalami kira-kira satu kali episode infeksi jamur karena kandida ini. Sebenarnya apa saja faktor risiko yang menyebabkan jamur ini bisa berkembang? Pertama-tama pemakaian pantyliner yang rutin menyebabkan kelembaban terjebak sehingga membuat lembab yang lebih tinggi di area vagina. Lalu, pemakaian antiseptik untuk membasuh vagina, membuat lebih lembab di area vagina. Peningkatan esterogen, seperti orang yang sedang terapi hormon itu bisa menyebabkan peningkatan kelembaban area vagina juga.

Pada orang yang sedang kemoterapi, memiliki HIV, penggunaan obat yang mengandung steroid dan antibiotik yang di konsumsi rutin dalam waktu yang lama bisa menimbulkan keputihan yang kental seperi gejala infeksi vagina (vagina yeast infection) ini. Pemilihan pakaian dalam seperti bahan celana yang bukan berbahan katun, juga bisa menimbulkan keputihan berlebihan di area vagina.

Terakhir yang sering terabaikan adalah, kegemukan. Kegemukan juga bisa meningkatkan hormon esterogen dan menyebabkan keputihan berlebihan. Apabila sudah mengalami gejala tersebut dan tidak di terapi, bisa menimbulkan efek kronis. Maka, segerakan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan ada untuk di cek laboratorium agar di pastikan yeast infectionnya tidak kronis dan dapat di terapi untuk sembuh.